Jemari yang sempat berhenti
Tinta yang sempat mengering
Coretan yang sempat memutih
semua yang sempat memudar
Goresan tinta yang sempat ku buang
Entah mengapa ku ulang kembali
Jemariku kini enggan berhenti
Terlalu banyak kata yang terangkai
Semua indah kini ku rangkai kembali
Sajak tentangmu yang tak tergapai
Puisi tentang kita yang tak terwujud
Semua indah yang hanya tertulis
Aku tak mengenang segalanya
Hanya sebatas ingin mengungkap
Semua kepiluan yang tak lagi terbendung
Hanya tinta dan kertas putih
Terlalu banyak pertanyaan
Namun kau masih tetap bisu
Lalu aku bisa apa ?
Hanya terlihat semakin bodoh
Sajak tentang kata yang sia-sia
Namun mendamaikan jemariku
Sajak kata yang tak terucap
Karena tak ada waktu yang tepat
Untuk kita...
Semua waktu tetaplah salah
Semua keadaan tetaplah hina
Tuhan, "Mengapa" ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar